Menurut Eko, stok bahan makanan berupa sembako sudah lebih dari cukup karena banyak bantuan dari luar, sehingga tidak menjadi prioritas utama bagi Kwarnas Gerakan Pramuka.
Adapun bantuan kedua adalah alat pengaman diri (APD) untuk para relawan Pramuka Peduli dari Kwarcab Banjarnegara. APD ini bisa digunakan untuk memudahkan mereka dalam membantu masyarakat membersihkan serpihan bangunan yang roboh akibat gempa.
“Kedua, kita berikan APD, berupa helm, sepatu, masker, sarung tangan, kaca mata, rompi. Adik-adik Pramuka Peduli di sini masih banyak yang belum memiliki APD, padahal itu penting untuk membantu kerja mereka dalam membersihkan rumah, sekolah, dan kantor kelurahan,” jelasnya.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyampaikan, komitmen Pramuka dalam setiap penanganan bencana selalu diwujudkan untuk membantu masyarakat di lapangan. Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas material tapi juga dukungan secara moril melalui pembinaan seperti trauma healing.



















































