Irwan Prayitno : Pemerintah Juga Berperan Tahan Gejolak Harga

oleh

Artikel Lainnya

loading…


“Jangan malah diborong oleh ASN berjabatan atau Golongan IV ke atas. Utamakan pegawai Golongan II dan masyarakat kurang mampu. Karena di dalamnya ada subsidi,” kata gubernur.

Kepala Disperindag Sumbar, Asben Hendri dalam laporannya menyebutkan, bazar diikuti oleh 110 peserta, meliputi UMKM dan distributor kebutuhan pokok asal Sumbar. Ia menjelaskan, pasar murah digelar untuk memberi opsi tambahan bagi masyarakat guda mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.

Secara bersamaan, Pemprov Sumbar, Bulog juga menggalakkan pasar murah oleh sejumlah OPD lainnya. Langkah ini diharapkan bisa meredam lonjakan harga di pasar-pasar utama di Sumatra Barat.

Disperindag Sumbar sendiri mengoordinasi 11 titik pasar murah. Pelaksanaan pasar murah juga melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Bank Nagari dan Semen Padang.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan di Sumbar terutama adalah minyak goreng curah untuk pasar tradisional, serta telur ayam ras dan cabai merah keriting untuk pasar modern.

Menarik dibaca