Zakat Terhimpun Lewat BAZNas se Indonesia Naik dari Rp 12,43 T ke Rp 40,53 T

Terungkap Pada Rakornas BAZNas 2025 di Jakarta

oleh

Bencana banjir rob terbesar di kampung nelayan itu terjadi 29 Januari 2025 lalu. Program bantuan dari BAZNas RI berupa bantuan pembangunan rumah warga 93 unit, Masjid Cahaya Zakat, Balai Serbaguna, Z Corner (Pusat usaha kuliner) dan pembangunan Centra kerajinan UMKM. Program ini direalisir bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan Pemda setempat.

Terkait program bantuan usaha ekonomi yang tersebar ke kota/kabupaten di Indonesia, salah satu berupa bantuan pendirian usaha warung ZMart sebesar Rp 7,5 juta/unit Zmart. Hasilnya, di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, contohnya, di antara pelaku usaha Z.Mart  kini berbalik sebagai pembayar zakat( muzaki).

Rakornas BAZNas 2025 yang juga jadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS RI periode 2020–2025, KH.Noor Ahmad menyampaikan harapan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun.

Berikut, juga diharapkan akan lahir langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. (Sebab) zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.(jym).—

Menarik dibaca