Menag Nasaruddin menilai, keberadaan Baznas selama ini sudah berkontribusi nyata dalam berbagai bidang, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, dakwah, hingga ekonomi umat.
Tapi, dengan potensi dana umat Islam yang begitu besar, penguatan kelembagaan dan digitalisasi harus terus dilakukan agar target pengumpulan zakat sesuai RPJMN 2025-2029 bisa tercapai. Sebab, potensi zakat umat Islam menurut Nassarudin sangat besar.
Sebelumnya, Ketua BAZNas RI, KH.Noor Ahmad lewat sambutannya, seperti dilansir siaran pers BAZNas RI, menyampaikan Rakornas 2025 dengan tema; “Menguatkan BAZNas, Menyukseskan Asta Cita” itu sebagai dukungan terhadap agenda (program) pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Tema Rakornas BAZNas 2025 menurut KH.Noor Ahmad, memiliki makna besar agar (pengelolaan) zakat benar-benar jadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita (8 misi Presiden Prabowo bagi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 Red-).
























































