Jakarta, Spiritsumbar.com – Pengumpulan zakat oleh BAZNas seIndonesia di 2024 mencapai Rp 40,53 triliun, naik tajam dari Rp 12,43 triliun di 2020. Kenaikan itu sejalan penguatan tata kelola zakat lewat transformasi digital, kualitas SDM amil dan koordinasi nasional. Kini, indeks zakat nasional (IZN) diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas.
Perkembangan sangat positif atas zakat yang terhimpun oleh BAZNas (Badan Amil Zakat Nasional) dan kinerja BAZNas 5 tahun terakhir itu terungkap lewat sambutan Ketua BAZNas RI, Prof.Dr.KH.Noor Achmad,MA pada rapat koordinasi nasional (Rakornas) BAZNas 2025 di Jakarta, Selasa (26/8).
Kegiatan Rakornas BAZNas 2025 yang disertai penganugerahan penghargaan BAZNas Award 2025 kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan itu dibuka oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.
Hadir pada pembukaan Rakornas 2025 itu Wakil Ketua BAZNas RI H. Mo Mahdum; Ketua MUI KH. Anwar Iskandar; Wakil Kepala Perwakilan Kedubes RI untuk Mesir, M.Zaim A. Nasution; Dirzawa Kemenag RI, Prof. Dr.Waryono Abdul Ghofur; Ketua-ketua Bidang BAZNas RI; dan Pimpinan/Perwakilan BAZNas dari Provinsi/Kabupaten/Kota seIndonesia.
























































