“Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk, diikuti oleh kanker leher rahim, kanker ovarium, kanker usus besar, kanker paru, kanker tiroid, kanker rahim, leukemia, kelenjar getah bening dan kanker hati”, katanya
Irwan juga sampaikan, di Indonesia, angka kejadian tumor/kanker menunjukkan adanya peningkatan dari 1.4 per 1000 penduduk di tahun 2013 menjadi 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Data kasus kanker di Sumatera Barat tiga tahun terakhir ( 2017 2019 ) mengalami peningkatan.
Angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi kanker payudara 303 (2017), 422 (2018), dan 479 (2019), diikuti oleh kanker leher rahim, kanker darah, kanker usus besar, kanker paru, kanker hati, kanker tiroid, kanker otak, kanker kulit, kanker mata.
Sedangkan angka kejadian untuk laki-laki yang tertinggi kanker paru 213 (2017), 259 (2018), 130 (2019), diikuti oleh kanker hati , kanker darah, kanker usus besar, kanker otak, kanker kulit, dan kanker mata.



















































