Warga Terpapar Covid-19 Terus Bertambah, Masyarakat & Petugas Main Kucing Kucingan Terapkan Prokes

oleh

Walikota Padang Panjang, Fadly Amran  yang dimintai tanggapannya oleh Spiritsumbar.com atas kurang sadarnya terhadap protokol kesehatan covid  mengatakan, tim gabungan yang terdiri TNI, Polri, Pol PP, BPBD dan lainnya terus dan terus memberi peringatan dan sosialisasi di tengah masyarakat.

“Sosialisasi itu penting agar masyarakat memahami isi dan sanksi Perda Sumbar tentang AKB covid-19. Sayangnya,dari laporan yang saya terima  ada masyarakat yang main kucing kucingan dengan petugas. Saat ada petugas mereka patuh, begitu petugas jauh mereka ingkar.”

“Padahal saya yakin jika masyarakat  pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, olahraga, dan asupan gizi yang cukup, angka penularan corona akan menurun” ujar Fadly menjawab Spiritsumbar.com usai pembukaan seminar bertajuk  Peran Damai Perempuan Mencegah Radikalisme dan Terorisme, Kamis, (24/9) di Auditorium Mifan kota itu.

Walikota termuda dan terkaya di Sumbar ini  menambahkan, kota yang dipimpinnya  sejak 13 Oktober 2018 ini seperti juga daerah lain di Sumbar belum menjatuhkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan covid, sebab masih tahap sosialisasi terhadap Perda AKB  Sumbar sebagai payung hukumnya.

Menarik dibaca