Evi juga menghadirkan tiga orang yang sudah masa pemulihan dari Penyalahginaan narkoba, yaitu seorang wanita, seorang remaja laki-laki dan seorang laki-laki dewasa .
Dalam pemaparannya ketiga korban tersebut mengaku narkoba hampir merenggut nyawa dan kehidupannya. Mereka menyebutkan susah untuk menjauhi narkoba jika sudah mengalami kecanduan. “Saat kecanduan dia menghabiskan semua barang untuk dijual dan uangnya digunakan untuk membeli barang haram tersebut,” ungkap seorang korban wanita.
Sementara Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Rizka Fauzi mengaku bersyukur dan memberi apresiasi dengan Evi Yandri. Rizka Fauzi merasa mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dengan melakukan Sosper dilingkungan SMK N 5 Padang.
“Terimakasih banyak kepada Bapak Evi Yandri Rajo Budiman, yang telah menjadikan sekolah kami sebagai tempat Sosper no 9. Tahun 2018 tentang bahaya Narkoba. Kami sebagai tenaga pendidik menjadi lebih tahu dan paham akan bahaya narkoba dan bisa kami sampaikan kepada siswa-siswa kami nantinya,” ujar Rizka Fauzi.



















































