Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah provinsi dapat memperhatikan fasilitas di SMA Negeri 13 Padang, seperti penambahan pendingin ruangan (AC), serta perbaikan tempat wuduk dan WC di Masjid Babul Ilmi sekolah tersebut.
Sementara itu Kepala SMA Negeri 13 Padang, Seprah Madeni, M.Pd., turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap sosialisasi tersebut dapat menambah pengetahuan siswanya tentang bahaya narkoba serta memberikan manfaat positif bagi seluruh peserta.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumbar yang diwakili Kabag Muzahar memaparkan berbagai jenis narkoba yang beredar di masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini dapat meminimalisir peredaran narkoba di kalangan pelajar dan menjadikan wilayah Koto Tangah sebagai kawasan BERSINAR (Bersih dari Narkoba).
Dalam kegiatan tersebut juga hadir perwakilan Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI), Ns. Syafrizal, yang menjelaskan penanganan terhadap korban penyalahgunaan narkoba. Selain narkoba, YPJI juga menangani permasalahan sosial lainnya seperti ODGJ dan orang tua terlantar. (rel/salih)




















































