“Berita ini seperti opini recehan saja. Tidak ada sumber, tidak ada kutipan, tidak cover both side. Sayang sekali, padahal penulisnya tercatat sebagai redaktur pelaksana di media itu, seharusnya ia yang lebih mengerti soal kode etik jurnalistik,” kata dia.
Hidayat berharap hal serupa tidak kembali terulang. Ia juga berharap tidak ada lagi pembunuhan karakter seseorang melalui berita yang tidak berdasar. Apalagi jika berita tersebut merupakan pesanan politik untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu.
Tip & Trik
loading…






















































