Toilet Berbentuk Rangkiang, Ninik Mamak Solok Selatan Meradang

oleh

Tidak itu saja, Kan Koto Baru juga menolak Kelompok Sadar Wisata (Darwis) yang telah di SK kan Bupati Solok Selatan. Karena tidak melibatkan unsur ninik mamak dalam kepengurusan dimaksud.

Sehingga pembangunan dan pengelolaan objek wisata seribu rumah gadang ini oleh Pemerintah Daerah Solok Selatan banyak yang menyalahi norma adat dan agama. “ Cupak lah dialiah urang manggaleh, jalan lah dialiah urang lalu “, kata beberapa orang ninik mamak pada rapat KAN tersebut.

Permasalahan lainnya yang dialami dan dibahas dalam rapat ninik mamak di lingkup KAN Koto Baru, adalah masalah Komite Nagari. Dimana kata beberapa orang ninik mamak, di nagari lain seperti di Pauhduo dan KPGD telah terbentuk Komite Nagari.

Sementara di Nagari Koto Baru belum memiliki Komite sebagai perpanjangan tangan untuk merekrut penerimaan pegawai di Suprem energi. “ Karena kita tidak ada Komite Nagari, maka tidak banyak pemuda/ pemudi nagari Koro Baru yang masuk ke perusahaan panas bumi ini,“ kata ketua KAN.

Menarik dibaca