“Dengan adanya sosialisasi ini tidak ada lagi kita temui pungli di masyarakat. Ini artinya bukan berarti tim saber pungli diam saja. Hanya saja dengan adanya sosialisasi membuat pelaku pungli bisa sadar dengan kesalahannya,”tandas Yulianto.
Pemerintah Pasbar bertekad untuk menyelenggarakan pemerintahan tanpa adanya pungutan liar. Untuk itu Pemda tidak akan mentolerir dan akan mengambil tindakan yang tegas kepada siapapun yang melakukan perbuatan pungutan liar.
Ia mengharapkan kepada OPD dan Instansi Vertikal di wilayah Kabupaten Pasbar untuk dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan mempergunakan kegiatan ini untuk memahami pugli.
Sementara itu, Ketua Saber Pungli Pasbar yang juga Waka Polres Pasaman Barat, Kompol Sukirman mengatakan saber pungli di Pasbar selama ini sudah berjalan. Namun, masih perlu dilakukan pemahaman tentang saber pungli tersebut.
“Saya berharap dengan adanya sosialisasi dari unit pemberantasan Pungli Provinsi Sumatera Barat, akan dapat mencegah dan meminimalisir perbuatan-perbuatan yang mengarah kepada pungutan liar,” kata Kompol Sukirman.























































