“Kalau persoalan jalan yang belum rampung maka akan diselesaikan oleh kabupaten atau provinsi. Dengan beroperasinya Pelabuhan Teluk Tapang maka akan mempermudah membawa hasil bumi yang ada dari Pasaman Barat dan Sumatera Utara,” jelas dia.
Sementara itu, Bupati Pasaman Barat Syahiran mengharapkan Pelabuhan Teluk Tapang segera beroperasi.
“Pelabuhan ini mulai dibangun sejak 2007 ketika saya menjadi bupati pada periode pertama. Tentu saya bercita-cita agar pelabuhan ini selesai dan tuntas untuk memperlancar tranpsortasi laut,” ujarnya.
Ia mengakui, jalan sepanjang 33,9 kilometer jalan menuju pelabuhan belum diaspal masih dalam kondisi tanah.
Namun, Pemkab Pasaman Barat akan menyediakan anggaran untuk merampungkan jalan tersebut sehingga akses transportasi menuju pelabuhan itu lancar.
“Hingga saat ini anggaran APBD Pasaman Barat yang sudah terealisasi untuk pembangunan jalan sudah mencapai sekitar Rp.27 miliar dan APBD Sumbar sekitar Rp.26 miliar,” ujarnya.























































