Sementara, 5 November 2017 Gubernur Jawa Tengah Mas Ganjar Pranowo akan ke Sumbar mengunjungi lokasi di Padang Tarok Kec. Kamang Baru Kab. Sijunjung dan pada tanggal 6 November penandantangan MoU di Kementerian PDT dan Tranmigrasi.
Hal itu disampaikan Kadis Ketenagakerjaan dan Tranmigrasi Kab. Sijunjung Riky Mainaldi Neri,SSTP.M.Si didampingi Kabid Tranmigrasi Sugeng Pamular, SP, Kamis (26/10/2017).
Dari peninjauan lokasi penempatan tranmigrasi Nagari Padang Tarok Kec. Kamang Baru Kab. Sijunjung kata Riky Mainaldi Neri, sarana dan prasarana bidang infrastruktur sudah terbangun 1 unit jembatan dengan panjang 150 m lebar 8 m kontruksi jembatan transvil Australia. Pembangunan jembatan ini memang membutuhkan waktu dua tahun sejak dibangun tahun 2015 selesai 2016.
Masalah sumber dana dari bantuan bencana alam pusat (BNPB) dan APBD Prov Sumbar. Adapun biaya pembuatan jembatan tersebut diperkirakan sekitar Rp 30 Miliar. Lokasi penempatan transmigrasi tersebut tanahnya sangat subur, pribahasa campakkan batang ubi juga tumbuh.
“Memang dari studi kelayaan awal daerah Nagari Padang Tarok Kec. Kamang Baru, sangat cocok untuk penempatan tranmigrasi. Apalagi dengan terbangunnya jembatan permanen,akses warga tranmigrasi dan masyarakat Padang Tarok ke ibu kota kecamatan Kamang Baru tidak ada kendala sudah ada kemudahannya perhubungan lancar,” ungkap Riki Mainaldi Neri.























































