“Dengan operasi pasar yang kita lakukan lewat toko tani, maka otomatis pedagang tidak bisa seenaknya menetapkan harga,” jelasnya.
Bahkan, lanjut Effendi, sejalan dengan upaya menstabilkan harga di tingkat konsumen, toko tani Sumbar setiap pagi selalu merilis harga kebutuhan pokok.
“Nah, harga inilah yang menjadi acuan kita dalam memantau kondisi harga di pasar-pasar. Apalagi pedagang menaikkan harga terlalu tinggi, maka langsung melakukan operasi harga. Mobil toko tani selalu standby setiap saat untuk turun ke pasar-pasar menjual kebutuhan pokok dengan harga normal,” ucap Effendi.
Sebelumnya, Penasehat JPS HM Nurnas mengapresiasi JPS yang menghadirkan sejumlah narasumber dengan harapan diskusi ini melahirkan bulir-bulir pikir untuk kemajuan ketahanan pangan di Sumbar. (rel Jps)























































