“Alhamdulillah, beberapa tahun terakhir, setelah berkoordinasi dengan provinsi Sumbar dan bantuan dari pihak Polri serta pihak lainnya, digagas langkah untuk menggeser lokasi pasar ke arah belakang dari keberadaan saat ini, dan Insya allah Pemkab Tanah Datar siap dan komit dalam membantu penyelesaian permasalahan macet ini” sampai Hardiman.
Sementara itu Wagub Nasrul Abit menyampaikan, permasalahan kemacetan di Pasar Koto Baru adalah permasalahan bersama. “Di kesempatan ini Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Dirlantas Polri yang telah turut membantu, kemudian kepada Pemkab Tanah Datar tentu diharapkan juga dukungan dana dan kerja kerasnya mengatasi persoalan ini” ujar wagub.
Nasrul Abit menambahkan, saat ini solusi terbaik mengatasi masalah kemacetan adalah dengan menggeser aktivitas pasar. “Melalui pak Sekda, Saya harapkan Pemkab Tanah Datar untuk segera berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional untuk mengukur lahan yang diperlukan dan dimungkinkan sesuai kebutuhan dalam perluasan pasar, sehingga kemudian baru dihitung anggaran biaya yang dibutuhkan” harap wagub.






















































