Tampil Sebagai Khatib di Masjid Al‑Azhar, Anies Baswedan Suarakan Luka Bangsa

oleh

“Keadilan bukan hasil dari niat baik semata, melainkan buah dari keberanian menyentuh akar masalah yang sering tersembunyi di balik kenyamanan,” ujar Anies, yang disambut dengan keheningan penuh tafakur dari jemaah.

Usai memberi khotbah  Anis melayani sejumlah jemaah yang untuk  bersalaman dan  foto bersama. Sebelum meninggalkan komplek mesjid yang luas dan rindang  itu  Anies  menggelar sesi wawancara dengan pers  di depan pintu utama mesjid yang menggabungkan arsitektur moderen dan klasik.

Untuk diketahui, Masjid Agung Al-Azhar diresmikan  pada tahun 1958 oleh Presiden Soekarno. Mesjid ini merupakan pusat dakwah modern pertama di Indonesia yang lahir dari semangat pembaruan dan pendidikan Islam.

Di bawah naungan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar, masjid ini berkembang menjadi lembaga pendidikan raksasa, dari tingkat TK hingga perguruan tinggi,

Al- Azhar  memiliki sejarah panjang dalam peran dakwah, sekaligus menjadi simbol kekuatan intelektual dan spiritual umat Islam Indonesia.( Yet/Jym)

 

Menarik dibaca