Batu dilempar ke atas, itu pasti turun ke bawah. Pasti, bukan mudah-mudahan. Tapi, karena kita orang Islam, maka kata yang dipakai adalah insyaallah,” ujarnya.
Syaikh Asrul Bakar juga berpesan kepada Nasrul Abit untuk tetap menganggap semua lawan politiknya berat atau tidak mengabaikan lawan. Meski begitu, dalam pilkada kali ini, ia meyakinkan Nasrul Abit untuk menang baru berperang, bukan berperang dulu baru menang.
“Tadi saja juga sampaikan, menang dulu baru perang. Tapi, tetap anggap lawan berat. Sekarang, dekatkan diri dengan Allah Swt. Pergerakan tim tetap berjalan,” tuturnya. (*)
Tip & Trik
loading…























































