Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Sumatera Barat Erinaldi mengatakan, terealisasinya bantuan sapi dan itik untuk 8 kelompok di Kota Payakumbuh merupakan anggaran pokok pikiran (pokir) Supardi yang ditumpangkan Disnakkeswan sebesar Rp 2 miliar untuk pengadaan 40 sapi dan 10 ribu itik.
Dia mendorong kelompok – kelompok tani berkolaborasi dengan korporate desa. Sehingga akan memberikan penguatan ekonomi dalam pengembangan. Secara geografis Payakumbuh memiliki alam yang mendukung pengembangan peternakan khususnya unggas.
Pengembangan corporate desa akan berpeluang mendapakan KUR dengan bunga 0 persen.
Pengembangan unggas di Kota Payakumbuh bisa dimanfaatkan untuk pencegahan stunting. Dengan membagikan telur asin kepada anak anak SD.
Sehingga mereka bisa terhindar dari hal tersebut. Perternakan harua menjadi sektor unggulan yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.
“Kita berikan apresiasi untuk ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat Payakumbuh,” tutupnya. (Salih)























































