Menurutnya upaya pembinaan juga telah dilakukan ditingkat kenagarian dengan menghadirkan perancang busana yang diundang dari luar daerah.
Hal itu diharapkan dapat membuahkan hasil yang maksimal dalam meningkatkan kualitas produksi, harga jual serta nilai jual yang mumpuni untuk kemajuan produk kerajinan khas Pasaman Barat dimasa mendatang.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sumbar Ny. Wati Nasrul Abit menyatakan bahwa setiap kabupaten/kota di Sumbar harus konsisten dalam mengembangkan produk kerajinan yang menjadi ciri khas atau milik daerahnya masing-masing.
“One Village One Product, itu yang harus kita wujudkan. Untuk Pasaman Barat, Sulam Emas harus menjadi icon yang harus dibumingkan,” ujarnya.
Baca juga:
Guru Beranggungjawab Terhadap Pengentasan Buta Aksara
Luarbiasa, Di Daerah Ini, Kepala Jorong Pun Dilantik Bupati
Wakili Sumbar ke Nasional, BUMNag Sasak Jadi Tempat Percontohan
Pembunuh Divonis 15 Tahun Penjara, Keluarga Korban Keberatan























































