Zakat yang terhimpun di 2023 sebesar Rp 4,5 milyar, ditambah dana zakat sisa lebih 2022 sekitar Rp 1,9 milyar, sudah didistribusikan sebesar Rp 5,1 milyar. Begitu juga dengan infak-sedekah. Terkait zakat, ada 5 kelompok penerima, salah satu bantuan modal bagi usaha UMKM, yang disebut dengan program Padang Panjang makmur.
Rincian pendistribusian zakat dan infak-sedekah oleh BAZNas Kota Padang Panjang pada 2023 lalu itu terdiri;
- Bantuan modal usaha (program Padang Panjang makmur) 530 KK Rp 1,2 milyar.
- Beasiswa pendidikan (program Padang Panjang cerdas) 1.174 orang Rp 2,2 milyar
- Bantuan biaya berobat (program Padang Panjang sehat) 167 orang Rp 347,1 juta
- Bantuan konsumtif (program Padang Panjang peduli) 2.146 KK Rp 1,076 milyar
- Bantuan muballigh (program Padang Panjang dakwah) Rp 242,2 juta
- Penyaluran infak – sedekah sebesar Rp 51,5 juta
Terkait rekrutmen 2 orang S1 ekonomi untuk monitoring, bimbingan manajemen usaha dan pemasaran produk, terobosan yang mulai dilakukan berupa pembentukan beberapa kelompok usaha sejenis, seperti kelompok usaha jualan P&D dan usaha service sepeda motor. Kini di 2024 ini akan dibentuk pula kelompok usaha laundry.
























































