“Saya banyak sekali mendengar keluhan dari masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Apalagi para guru dan walimurid yang sangat merasakan dampak covid ini,” ungkap Suleman.
Lihat saja saat ini, lanjut Suleman, banyak usaha kecil yang tutup karena ketiadaan pembeli. Para walimurid mengeluhkan sulitnya mengawasi anak yang belajar daring. Karena harus pula bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Juga para guru yang harus Kerja siang malam menyiapkan materi pengajaran dan mengawasi siswa yang jarang masuk belajar daring dengan berbagai alasan.
Sementara di sejumlah kabupaten kota lain sudah bisa belajar tatap muka. “Nah, hal-hal ini perlu jadi perhatian walikota Padang. Siswa sudah merindukan belajar tatap muka. Pelaku usaha merindukan bagaimana bisa kembali berjualan normal,” ujarnya.
Upaya keras dan serius harus dilakukan walikota agar ekonomi masyarakat kembali bangkit. “Sudah letih masyarakat kita hidup di tengah pandemi yang berjalan hampir dua tahun,” jelasnya.



















































