“Sebelumnya ada 1.324 pelamar. Setelah seleksi dan wawancara yang lolos serta disesuaikan dengan kebutuhan SE 2016 ini 298. nah mitra kita ini, nanti akan menyebar ke 15 kecamatan yang ada dipessel, dan setiap kecamatan jumlah mereka akan bervariasi tergantung pada kuantitas masyarakat disuatu tempat. Untuk pelatihan nanti akan kita berikan selama empat hari berturut-turut menjelang akhir Maret” sebutnya.
Selain itu, ia juga menerangkan bahwa tingkat angka kemiskinan di daerah Pessel sudah mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Itu dibuktikan dengan adanya persentase perubahan data secara makro dari 6, 84 % (2013) menjadi 7, 82 % (2014).
Namun di sisi lain, sambungnya, yang membuat masyarakat Pesisir Selatan masih memiliki rakyat miskin tak lain dari mayoritas mata pencaharian sebagai petani dan pada umumnya mereka juga tidak berhasil secara produktifitas. “Mayoritas penduduk kita di sini bekerja sebagai petani, namun ini bersifat terbalik. Artinya, hasil produktifitas tani menurun padahal penduduknya banyak menyandarkan kehidupan pada sektor pertanian, tapi secara garis besar khusus pessel sudah ada perbaikan ekonomi” tukasnya.























































