” Masyarakat dan pelajar selalu disibukan dengan informasi dari smartphone, sehingga terkadang bangun tidur lihat HP, habis bekrja lihat HP dan habis bermain lihat, sehingga terkadang lupa shakat dan belajar” kata Sekda.
Sebelumnya Kepala Popentren Al-Hidayah Mualabuh, Ali Basri. S.HI telah melaporkan perkembangan Popentren yang dulu dikenal dengan nama Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) itu berdiri tahun 1936 dengan pendiri alm. Buya Hasyim Usmail, alm Buya Drs. Ulyas Yatim dan alm Buya Ja’far Dt. R. Pendapatan.
Terkait dengan visi misi Popentren sebut Ali, adalah “Pengkaderan Ulama Yang Intelektual dan Mampu Menguasai Kitab Kuning. Sedankan misi diantaranya adalah menjadi santri yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt.
Sementara itu Ali juga mengharapkan untuk mendukung kegiatan belajar yang masih mengalami keterbatasan mohon kepada Kemen Kominfo dan Pemeri tah pusat, kiranya dapat membantu beberapa unit komputer untuk menghadapi UNBK dan kendaraan roda untuk transportasi, harapnya.























































