Rumah, Sekolah Pertama Bagi Anak

oleh

Ketiga : hadapkan anak pada tantangan. Jangan biasakan anak mendapatkan segala sesuatu dengan mudah, tak perlu selalu dibantu.. Ini berguna untuk menyiapkan anak untuk bisa menghadapi kompetisi di luar rumah. dan memberi kan kesadaran kepada anak bahwa untuk mencapai sesuatu perlu berjuang dan berusaha.

Empat : perlakukan anak dengan jujur. Orang tua harus memperlakukan anaknya dengan jujur agar anak bisa melihat kebenaran. Berikan kebenaran tentang kemampuan anak, karena penilaian orang tua jauh lebih dipercaya oleh anak dari pada orang lain.

Kalau anak memiliki kemampuan dalam suatu bidang, berikan kesempatan untuk anak bisa mengembangkan potensinya tesebut. Namun apabila anak tidak memilki kompetensi dalam bidang tertentu, jangan paksakan. Jangan jadikan anak seperti apa yang orang tua inginkan, tapi jadikan anak seperti apa yang dia inginkan, selagi hal tersebut berada dalam koridor yang benar.

Orang tua hanya perlu memberikan arahan dan bimbingan.
Besar sekali peran orang tua dalam pendidikan anak, dan hal itu tidak mungkin bisa dialihkan bahkan di lupakan oleh orang tua. Anak memiliki waktu yang lebih banyak bersama keluarga dari pada di sekolah, karenanya orang tua harus berusaha agar semua tidak terlewatkan begitu saja. Kalau diibaratkan asupan makanan yang dilakukan tiga kali sehari, tetap saja sarapan dan makan malamnya dilakukan dirumah, sedangkan di sekolah anak hanya mendapatkan makan siang. Jadi bagaimana mungkin waktu yang sedikit itu bisa memenuhi semua kebutuhan anak dalam pendidikan.

Menarik dibaca