Lismawati memaparkan sejumlah program baru yang akan dijalankan pada tahun 2026. Salah satunya adalah penyediaan makanan dan minuman gratis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) bagi pasien dan keluarga yang datang dalam kondisi darurat.
“IGD adalah tempat pelayanan pertama bagi pasien yang datang dalam keadaan mendesak. Kadang mereka tidak sempat membawa uang atau perbekalan. Karena itu, kami berinisiatif menyediakan makanan dan minuman ringan, seperti roti, teh, atau snack, untuk membantu mereka,” ujar Lismawati.
Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pasien. Tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial rumah sakit terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan cepat dan humanis.
Selain program makan gratis di IGD, RSUD dr. Rasidin juga berencana membuka layanan poli siang dan poli malam, sebagai pengembangan dari sistem pelayanan yang sebelumnya hanya tersedia di pagi hari.
“Selama ini pelayanan poli hanya berlangsung pagi hari. Ke depan, kami akan membuka poli siang dan poli malam agar masyarakat punya lebih banyak pilihan waktu untuk berobat,” jelasnya.

















































