Itu pun dana APBD 2022-2023 Kota Padang Panjang yang bisa dialokasikan untuk memulai pembangunan sport centre masih terbatas, sekitar Rp 72,9 milyar.Sementararencana biaya pembangunansport centre ini sampai siap sesuai detail engineering design (DED)-nya mencapai sekitar Rp 520 miliar.
Anggaran Rp 72,9 miliar tadi menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kota Padang Panjang, Maiharman,untuk biaya manajemen konstruksi dan pematangan lahan. Berikut, pembangunan gedung serba guna, lapangan tenis, basket, panjat tebing dan skateboard. Lainnya, pembangunan jalan dan pagar komplek.
Berkenaan dengan program strategis unggulan lain dari 29 program strategis di RPJM 2018-2023 itu, seperti terungkap dari jumpa pers 3 tahun jabatan Wako/Wawako Fadly-Asrul, 20 Oktober 2021 lalu, sekitar 19 program sudah terwujud, 10 program belum (termasuk sport centre dan 7 program fisik dengan rencana biaya relatif besar itu).
Di antara 19 program unggulan yang sudah terwujud, seperti Command Centre (bagian dari 54 sub program Smart City); layanan dokter warga;layanan PSC-119 untuk pertolongan darurat warga yang sakit di lapangan/rumah; Telepon-112 (pertolongan darurat atas gangguan keamanan, kebakaran dan bencana alam).




















































