“Dahulu kita jarang menemui anak kemenakan kita yang gizi buruk dan kelaparan, sekarang itu biasa terjadi. Semoga ada solusi nantinya dari forum yang melibatkan ninik mamak ini,” katanya.
Tidak hanya stunting, lanjut Supardi, Sumbar khusus luhak Limapuluh, juga dihadapi dengan persoalan moralitas lainya yaitu narkotika.
Tingkat kehancuran masa depan generasi muda Sumbar dikarenakan narkotika cukup tinggi, sehingga perlu penanganan maksimal yang melibatkan seluruh unsur. Tidak hanya generasi muda, narkotika juga merambah orang-orang dewasa.
“Bahkan ada yang lebih buruk, yaitu penghisap lem. Persoalan lem mayoritas menyasar anak-anak, bahkan pelajar sekolah dasar banyak yang menjadi korban hal buruk ini, peran orang tua harus maksimal dalam mengawasi,” katanya.
Dia mengatakan, untuk menjawab persoalan-persoalan sosial yang terjadi perlu diprioritaskan untuk menggali potensi daerah yang ada li luhak Limapuluh. Dengan pengoptimalan potensi akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.























































