Raflis Sekwan Terlama di DPRD Sumbar, Berbagi Trik Sukses dan Harmonis Dengan Pers

oleh

Termasuk cara berinteraksi dengan wartawan. Yakni dengan mengajak berkawan tanpa mengintimidasi independensi kinerja jurnalis.

“Saya tahu wartawan bekerja ada aturannya mulai UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, kalau tidak ada fakta dan data tidak mungkin seorang wartawan memberitakan informasi hoaks dan tidak benar,” ujar Raflis.

Selain itu Raflis mampu menghargai profesi dengan memberikan ruang fasilitasi untuk pers. Tanpa melanggar ketentuan dua profesi ini yaitu birokrat dan jurnalis.

Kini, Raflis tengah menghitung hari menunggu waktu pensiun yang jatuh pada Oktober tahun ini.

Raflis mengatakan Pers adalah corong kinerja hebat wakil rakyat. “Ajak berkawan dan berikan apa yang diinginkan Pers terkait pemberitaan, jika tidak fakta beritanya, DPRD harus segera mengklarifikasi,” ujar Raflis

Tapi jangan salah kata Ketua Forum Wartawan Parlemen Sumbar Novrianto Ucok. Raflis meninggalkan segudang legacy di DPRD Sumbar.

“Menjadi DPRD terbanyak dalam menyampaikan informasi di seluruh Indonesia. Mampu membangun sistem informasi publik yang diakui oleh Komisi Informasi, tiga kali berturut-turut meriah predikat informatif penilaian Komisi Informasi Sumbar,” ujar Ucok.

“Pak Raflis dianugerahi Tokoh Keterbukaan Informasi Publik tahun 2022 dan peringkat 6 pimpinan DPRD se Indonesia penilaian Komisi Informasi Pusat tahun 2023,” ujarnya. (Salih)

Menarik dibaca