Polemik dan Salah Kaprah Sistem PPDB Online Sumbar

oleh

Pertanyaan sederhananya, apakah sistem website PPDB Sumbar 2020 sudah melalui penetration test? Apakah situs web PPDB Sumbar 2020 sudah dicoba untuk menampung pengguna dalam waktu sekaligus (realtime) sebanyak para calon siswa? Karena ini akan menjadi momok, ketika website atau aplikasi diluncurkan, jika tidak melalui tahapan-tahapan seperti itu, bisa-bisa dibobol hacker atau implementasinya tidak sesuai dengan perancangan.

Apalagi, setiap sistem atau aplikasi pemerintahan e-government, harus lulus uji atau melalui proses audit secara komprehensif dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), mulai dari infrastruktur, teknis, tata kelola, standarisasi sistem, semuanya itu ada analisanya. Mestinya, ini yang harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan menjadikan ajang pendaftaran PPDB sebagai loncatan atau bahan coba-coba. Seakan terkesan mempertaruhkan dan berisiko tinggi.

Singkat saja, kejadian ini mestinya kita jadikan pelajaran, sekaligus mengambil hikmah di balik semua ini. Jika ingin industri IT berjalan di Padang, mestinya antara regulator dan eksekutor, harus dipisahkan. Jika regulator, ya regulator saja. Eksekutor, ya eksekutor saja. Semoga permasalahan yang dialami saat ini segera teratasi dan tidak terulang lagi di lain waktu. Jika memang ingin membangun sebuah sistem yang ‘benar-benar sistem’, tentu harganya juga ‘benar-benar harga’. (Penulis alumni Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang)**

Menarik dibaca