“Kita berharap Unand bisa mewujudkan program profesi Insinyur ini karena Dengan adanya pendidikan profesi insinyur, diharapkan standar kompetensi insinyur di Indonesia dapat menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan pada bidang teknologi, industri dan infrastruktur di Indonesia” ujar Nasirman atau biasa dipanggil Aciak.
Selain itu, Nasirman juga menyampaikan salah satu sektor yang perlu mendapatkan perhatian adalah pertanian karena memiliki potensi besar sebagai penopang Pendapatan Domestik Regional Bruto tertinggi di Sumbar.
“Di sini peran insinyur bersama Unand bisa bersama sama melakukan verifikasi dan peningkatan produk hasil pertanian seperti durian, manggis, mangga, pokat yang perlu dilakukan pengembangan baik secara inovasi, kuantitas dan kualitas sehingga menghasilkan bibit unggul dan bersertifikat,” katanya.
Pada sisi pembangunan infrastruktur, PII Sumbar juga akan membantu pemerintah daerah terkait pembangunan jalan Tol Padang-Pekanbaru yang kini terhenti, dengan melakukan sosialisasi pada masyarakat dan membantu pembebasan lahan.























































