Pasien tersebut sudah dilakukan swab hidung dan tenggorokan. Oleh karena itu, pasien tersebut belum bisa dipastikan apakah terjangkit MERS-CoV atau Covid-19. “Sudah dikirim ke Kementerian Kesehatan. Hasil pemeriksaannya akan keluar empat hari lagi. Pasien tersebut sempat dirawat di ruang isolasi selama 12 jam. “Dia juga sempat dipakaikan alat bantu pernapasan,” ujarnya.
Sebelumnya, sebagaimana dijelaskan Executive General Manager PT Angkasa Pura II ( Persero) Yos Suwagiyono membenarkan adanya penumpang yang dikirim ke RSUP Dr. M. Djamil Padang. Namun dia tegaskan bahwa penumpang dimaksud baru dicurigai suspect corona. Karena memastikan seseorang terpapar virus corona harus melalui cek labor terhadap darah, dan itu baru bisa dilakukan di jakarta dan juga harus disampaikan resmi oleh pihak yang berkompeten.
Baca : Turun di BIM, Penumpang Air Asia Asal Kuala Lumpur Dikarantina
Pada kesempatan ini, Berdasarkan informasi dan laporan dari lapangan disampaikan kronologisnya saat penumpang melewati Thermal Scanner KKP di area kedatangan Internasional, terdeteksi 1 org penumpang dengan kondisi sesak nafas. Dan yang bersangkutan setelah diinterview oleh petugas KKP mengaku sudah 3 hari sesak nafas. (salih)























































