“Smart Surau” juga menyasar peran masjid dalam bidang ekonomi dan sosial. Remaja masjid akan dilibatkan dalam pengelolaan koperasi masjid, pembinaan kewirausahaan, hingga distribusi bantuan sosial berbasis komunitas. BAZNAS akan menjadi mitra dalam pembinaan ekonomi keluarga berbasis syariah.
“Smart Surau bukan hanya tentang pendidikan agama, tetapi juga merupakan gerakan bersama untuk membentuk generasi muda yang religius, disiplin, peduli sesama, dan melek teknologi digital,” pungkas Maigus.
Rapat Koordinasi di Rumah Dinas Wali Kota Padang turut dihadiri oleh Ketua LKAM Sumbar Fauzi Bahar, Prof. Ganefri, Prof. Musliar Kasim, Prof. Salmadanis, Buya Afrizal, serta perwakilan dari Pemko Padang seperti Plh Asisten I Setdako Padang Mairizon, Kadis Pendidikan Yopy Krislova, Kadis Kominfo Boby Firman, Kabag Kesra Jasman, dan Forum Pengurus Masjid Kota Padang.(Rel/Salih)























































