“Ini bukti bahwa sejak dulu sudah ada kebiasaan, cara, teknologi tersendiri yang dilakukan masyarakat Minang dalam perawatan gigi,” ujarnya.
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unand, Prof. Dr. drg. Nilla mengatakan meminta dukungan DPRD terkait hasil penelitian tentang kaitan kesalahan perawatan mulut dan gigi masyarakat dan hubungannya dengan stunting anak.
“Pengaruh kesalahan perawatan oral, gigi dan mulut itu sangat erat pada stunting. Ini sangat perlu kita edukasikan pada masyarakat,” ujar Nilla.
Salah satunya terkait kesalahan menyimpan sikat gigi dan tidak terawatnya kebersihan mulut gigi dan anak. Bakteri dan kuman akan masuk ke perut dan menghambat penyerapan nutrisi serta menganggu tumbuh kembang anak. Hal ini disambut serius oleh Supardi.
Dia meminta Fakultas Kedokteran Gigi Unand menyurati DPRD agar pertemuan di DPRD Sumbar bisa segera dilaksanakan.
“Nanti akan kita fasilitasi untuk presentasi hasil penelitian ini di DPRD dan juga di depan OPD terutama dinas kesehatan, sehingga hasil penelitian ini bisa segera diterapkan pada masyarakat. Ini penting karena angka stunting Sumbar termasuk tinggi di skala nasional,” ujarnya.























































