Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan, prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan wakil Bupati Solok Selatan terasa istimewa. Pasalnya, acara pelantikan kali ini, hanya satu pasang kepala daerah Kabupaten Solok Selatan saja, apalagi masyarakat yang hadir cukup banyak, sehingga ruangan acara pelantikan seolah- olah tidak mampu menampung undangan yang hadir. “ Saya tidak menyampaikan ucapan selamat, akan tetapi lebih pantas mengucapkan kata- kata harus berhati- hati dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan olah masyarakat Solok Selatan dengan baik dan teliti, sehingga tidak terjadi baru saja dilantik sebagai kepoala daerah. KPK pun datang menjemput kepala daerah, karena tersangkut kasus korupsi dan lainnya.
Disamping itu Gubernur juga memesankan agar pejabat Bupati/ wakil Bupati Solok Selatan yang telah diambil sumpahnya agar melaksanakan tugas sesuai dengan janji janji dalam masa kempanye dan selalu berhati- hati dalam mengelola keuangan. Dan diharapkan Bupati/ wakil Bupati agar mampu kembali menyatukan masyarakat yang telah terkotak- kotak selama pelaksanaan pilkada. “ Pejabat Bupati/ wakil Bupati, diharapkan mampu merangkul kembali lawan- lawan politik yang berseberangan dengan dengan pasangan terpilih, sehingga tidak terjadi masyarakat terpecah pecah yang menghambat jalannya roda pemerintahan. Khusus kepada PNS yang tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada, Gubernur menyarankan agar Bupati memberikan sanksi kepada mereka yang ikut- ikutan berpolitik atau politik praktis”, harap Gubernur























































