Pecandu Narkoba Berawal dari Pemberian Teman

Hanya 2 Persen Dari Pengedar

oleh

Apalagi jenis narkoba sekarang banyak pula. Sejak dulu yang diketahui masyarakat ada ganja, sabu, ekstasi, opium. Malah ada yang berbentuk minuman dan makanan seperti permen. Obat-obatan pereda nyeri, obat batuk yang dikonsumsi sekaligus banyak, lem, jamur kotoran sapi dan lainnya.

“Ini efeknya sama seperti narkoba. Bisa merusak organ, fisik, pikiran, kejiwaan dan mental,” paparnya lagi.

Untuk itulah Evi meminta semua peserta sosialisasi untuk mengecek anggota keluarga masing-masing. Misalnya kalau sering stok obat batuk atau obat pereda nyeri ini patut dicurigai dan dicek urinnya. Lihat juga gejala dan perubahan sikapnya. Paling utama lagi katanya, awasilah pergaulan anggota keluarga. Terutama anak-anak. Hal ini dikarenakan tadi bahwa biasanya berawal dari pemberian teman.

Hal ini dialami oleh penyintas narkoba, Rival yang ikut dihadirkan Evi Yandri dalam kegiatan tersebut. Rival, berumur 14 tahun dan berasal dari Pasaman. Ia dijemput Evi Yandri dan Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) untuk direhabilitasi.

Menarik dibaca