Pasar Pusat Padang Panjang & Sleman Yogya Masuk Nominasi Pasar Rakyat Standar SNI

oleh

Semua catatan tentang apa saja dari 45 indikator itu yang sudah terpenuhi, dan belum terpenuhi, diberikan oleh tim penilai. Jadi, Dinas Perindagkop dan UMKM yang membawahi pengelolaan Pasar Pusat Padang Panjang bisa tahu dan paham apa yang mesti dilakukan untuk mewujudkan pasar rakyat berstandar SNI.

Di antara contoh indikator yang jadi perhatian tim terkait penilaian pasar rakyat berstandar SNI itu, seperti ketersediaan areal parkir kendaraan, tempat merokok (smoking area), ruang tempat ibu menyusui bayinya, tanaman penghijauan, papan informasi harga (terutama sembako) dan akses disabel.

Bagi Arpan sendiri, masuknya Pasar Pusat Padang Panjang dua nominasi pasar rakyat standar SNI, dan beberapa prestasi lain di OPD-nya belakangan, disebutnya menambah kebahagiaannya. Apalagi ini terjadi di ujung karirnya sebagai ASN, dan ujung jabatannya sebagai Kadis Perindagkop & UMKM Kota Padang Panjang.

Arpan, SH, pria kelahiran 11 November 1961 di Lubuk Linggau, Sumsel itu, mulai berkarir di ASN (PNS) pada 1986 di Pasaman, Sumbar. Pada Desember 2021 datang, suami dari Karlina Kamal dan ayah dari 3 orang anak (Ardika, Arlingga dan Armila) itu akan mulai memasuki masa pensiun.

Menarik dibaca