SPIRITSUMBAR.COM – Jalur Sitinjau Laut merupakan urat nadi lalu lintas di Sumatra Barat. Jalur ini terkenal sangat ekstrim dengan tanjakan dan jurang-jurang yang menganga seakan-akan siap menunggu korban yang terjun ke dalamnya.
Masih banyak pinggir jurang yang belum memiliki pengaman untuk antisipasi kendaraan supaya tidak terjun ke dalam jurang.
Arus kendaraan yang berlalu lalang di jalur Sitinjau Laut sangat padat, karena jalur ini merupakan penghubung antar kota antar propinsi.
Berdasarkan data pantauan lalu lintas selama bulan Desember 2025, jalur Sitinjau Laut (Padang–Solok) mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi arus lalu lintas seringkali tersendat sehingga menimbulkan kemacetan.
Faktor penyumbang kemacetan bisa saja dengan kondisi cuaca hujan dengan intensitas tinggi. Hal ini membuat jalan licin dan bisa memicu kecelakaan.
Jika terjadi kecelakaan tentu menyebabkan kemacetan lagi dan bisa macet panjang, seperti kejadian pada bulan Desember 2025 lalu.























































