Selain itu, kemacetan juga disebabkan karena adanya penutupan/perbaikan di jalur Lembah Anai yang beberapa waktu yang lalu terdampak bencana banjir bandang.
Sebagian besar kendaraan logistik dan kendaraan pribadi dialihkan ke jalur Sitinjau Laut, tentu terjadi lagi peningkatan volume kendaraan di jalur ini. Hal ini terjadi selama bulan Desember 2025 kemarin.
Secara keseluruhan, sepanjang bulan Desember 2025, jalur Sitinjau Laut beroperasi dengan beban volume kendaraan yang sangat padat dan sangat rawan macet pada saat cuaca buruk.
Pengalaman penulis yang sudah lebih 15 tahun bolak-balik mempergunakan jalur sitinjau Laut baik dengan menggunakan kendaraan pribadi atau menaiki angkutan umum kadang sangat melelahkan untuk bekerja bolak-balik ke Kota Padang dari Kota Solok.
Berbagai macam ragam kemacetan sering terlihat di jalur Sitinjau Laut. Ada mobil yang tabrakan beruntun, kecelakaan tunggal yang sampai masuk jurang, minyak sawit yang tumpah dari truk tangki dan lain sebagainya.Senua itu berdampak terhadap kemacetan lalu lintas.























































