Nono Sampono: Penyelenggaraan Pilkada di Tengah Pandemi Miliki Tantangan Tersendiri

oleh

“Tidak bisa dipungkiri baik KPU Bawaslu dan stakeholder butuh effort yang lebih karena dilakukan di masa pandemi. Pengawasan dilakukan untuk memastikan persiapan pilkada agar angka pemilih tinggi dan tidak memunculkan klaster baru Covid-19,” pesannya.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Senator dapil Maluku Utara Matheus Stefi Pasimanjeku dan Senator dapil Papua Herlina Murib ini, lanjut Senator DPD RI dapil Aceh, Fadhil Rahmi, partisipasi pemilih menjadi tolak ukur keberhasilan pilkada. Fadhil berharap agar KPU Provinsi Maluku mampu menarik masyarakat untuk menyumbangkan suaranya dalam pilkada ini. Beberapa survei mengatakan tingkat partisipasi pilkada di tengah pandemi di bawah 50 persen. Padahal sebelum pandemi, rata-rata tingkat partisipasi di nasional pasti di atas 60 persen.

“Ditambah lagi adanya pembatasan aktivitas kampanye pasti mempengaruhi kemeriahan pilkada. Bisa jadi berakibat masyarakat tidak tahu mengenai pilkada. Ini harus menjadi perhatian bagi KPU,” kata Fadhil.

Menarik dibaca