Ia menambahkan, Pepatah mengatakan bahwa anak yang lahir ibarat kertas putih. Orangtua serta keluargalah yang menuliskan atau menggambarkan seperti apa karakter anak yang akan dibentuk.
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa keluarga adalah lembaga pendidikan pertama bagi anak dimana anak belajar untuk mengetahui dan melakukan segala sesuatu dengan bimbingan orangtua serta keluarganya.
“Semoga, yang hadir pada pertemuan seminar ini memiliki daya tahan di masa depan, dengan pengenalan digital teknologi yang bermanfaat. Orang tua juga menyadari, ada banyak dampak negatif yang mungkin bisa didapatkan anak bila dikenalkan dengan teknologi digital, sehingga sangat perlu pengawasan. Semoga kita semua mampu menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah serta melahirkan generasi-generasi terbaik harapan bangsa, negara, dan agama kedepannya”, tutup Nevi Zuairina.




















































