“Kami keduanya ninik mamak. Tentu kami ingin adat dan adat salingka nagari terlaksana dengan baik. Kami akan berikan perhatian kepada KAN, memfungsikan kembali ninik mamak dengan mengembalikan ke nagari dan disokong dengan pembiayaan,” tuturnya.
Nasrul Abit juga akan melibatkan unsur ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, dan bundo kanduang dalam menyusun konsep pembangunan dalam sektor keagamaan dan kebudayaan.
“Kami akan rangkul semua unsur kemasyarakatan. Ini sudah budaya kita musyawarah mufakat, termasuk dalam membangun daerah,” ucapnya. (*)
Tip & Trik
loading…



















































