Nasib Miris dan Duka Nestapa Seorang Pemuda di Dharmasraya

oleh

Yang lebih memilukan lagi, selama sakit yang menderita,untuk makan dan minum dirinya menunggu uluran tangan dari tetangga. “Kalau ibu, kondisinya juga tengah sakit gula 4 bulan terakhir. dan kami juga sudah berobat hingga mengahabiskan dana Rp25 juta.” katanya.

Yon, yang ditinggal istrinya sejak sakit itu, juga tak menafik, sejak 1 januari 2017 lalu, bidan desa selalu datang menjenguk dan memberikan terapi,” 2 kali satu minggu, bidan desa setempat terus datang kesini memberi terapi,” paparnya.

Dirinya berharap, adanya uluran tangan dari para donatur serta pemerintah untuk memiliki korsi roda, agar dirinya bisa berkeliling rumah mandi serta menghirup udara segar.”Saya sangat berharap dan ingin sekali mendapatkan kursi roda untuk berjalan,” pintanya.

Sementara itu di tempat yang sama Kepala Pukesmas Koto baru dr Radia Dityarika mengaku sudah lama mendapat informasi tentang kondisi Yoni Saputra Putra. “Kami telah melakukan tindakan terapi Biogas kepada Yon, setiap 2 kali dalam satu minggu,” ujarnya.

Menarik dibaca