Seperti yang terjadi pada Rabu (25/8/2021). KMP Ambu-ambu kembali tertunda jadwal keberangkatannya dari Sikakap ke Padang karena kelebihan muatan pisang dan jengkol.
Feri (52), salah seorang
penumpang KMP Ambu-ambu menuturkan keberangkatannya kembali tertunda. Menurutnya, saat ini kondisi muatan kapal dari Sikakap menuju Padang penuh dengan muatan pisang dan jengkol.
“Sangat melebihi muatan dari yang semestinya. Tidak ada pedagang yang mau mengalah untuk mengurangi barang bawaannya. Akhirnya kapal tidak bisa diberangkatkan. Penumpang terlantar sekian puluh jam,” ujarnya.
Dia menjelaskan keberangkatan semestinya Rabu sore, akhirnya kapal bisa berangkat pagi. “Berapa biaya penumpang. Belum lagi masalah keselamatan penumpang, ” ujarnya.
Dia berharap pihak ASDP bisa mencarikan solusi terhadap kondisi yang terjadi. Apalagi, masalah ini sufah sering terjadi. “Pertanyaannya, siapakah yg bisa menertibkannya? Padahal kapal adalah KMP adalah Kapal Motor Penumpang, bukan kapal barang.























































