“Kita Sahabat Taslim Percaya bahwa menulis dan membaca sejalan dengan majunya sebuah bangsa,” ujar Rice menambahkan.
H Taslim kepada dihubungi wartawan menegaskan bahwa kegiatan lomba menulis merupakan gagasan murni dan dilaksanakan oleh anak muda di Komunitas Sahabat Taslim.
“Kegiatan ini murni lahir dari gagasan adik-adik pemuda di komunitas Sahabat Taslim, Mereka ingin Pemuda di Sumatera Barat kembali jaya,”ujar Taslim ketika dihubungi.
Dan Taslim tak meragukan sedikitpun kerja baik generasi milenial di Sahabat Taslim tersebut.
“Saya 1000 persen percaya anak muda ini punya gagasan-gagasan brilian. Ingat gagasan satu tanah air, satu bangsa san satu bahasa yaitu Indonesia dikenal dengan Sumpah Pemuda 1928, itu semua lahir dari anak muda,” ujar Taslim.
28 Oktober 1928, waktu Teks Sumpah Pemuda dirumuskan putera Sumbar, Mr Muhammad Yamin ketika itu baru berusia 25 tahun.
“Sekarang ada ide anak muda, saya tidak meragukan sedikit pun,”ujar Taslim yang kini terus berkampanye merebut kembali DPR RI, dari Daftar Calon Tetap (DCT) putera Baso Agam ini maju dari PAN nomor urut 4 Dapil Sumbar 2.























































