Melalui Pokir Nurkhalis, Dispar Sumbar Gelar Festival Olahan Daging Kambing di Tanah Datar

oleh

Berbeda dengan sapi yang biasanya melahirkan hanya satu kali dalam setahun. Selain itu, peternakan kambing dan domba adalah jenis beternak yang dikembangkan oleh nabi.

Hal ini sejalan juga dengan filosofi masyarakat Minangkabau yaitu, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Mengingat berbagai keuntungan yang akan didapat dari beternak kambing dan domba, Nurkhalis berharap adanya peningkatan populasi ternak kambing dan domba di Sumbar melalui kegiatan beternak hewan ini oleh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian yang menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengapresiasi digelarnya Festival Olahan Daging Kambing di Tanah Datar. Yang terselenggara dari Pokir Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo.

“Terima kasih dan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Nurkhalis yang telah memilih Boncah Farm sebagai lokasi kegiatan,”katanya.

Adapun terkait festifal ini, ada lima kategori kuliner berbahan daging kambing yang bisa dipilih peserta untuk dimasak, yaitunya steak, gulai, tongseng, sate dan nugget. Juri kemudian menilai hasil olahan peserta dengan malihat pada tiga hal, yakni, rasa, penampilan dan kebersihan. (*)

Menarik dibaca