Sebab, dari bukit-bukit sampah itu berpotensi terjadi ledakan gas metan dan longsoran sampah. Ini terutama jika gas metan yang terdapat pada bagian bawah dari bukit sampah tidak teralirkan ke luar bukit sampah itu. Peristiwa ledakan gas metan pada bukit sampah pernah terjadi di tanah air, salah satu di Kota Cimahi.
Tadinya, sebelum berencana membeli mesin pembakar sampah, Pemko Padang Panjang berupaya mencari lokasi lain di kota itu untuk LPA sampah. Tapi upaya itu mengalami kesulitan, karena sisa lahan kosong di kota kecil ini tidak banyak. Itu pun dominan area hutan lindung dan kawasan lindung, berikut sedikit lahan pertanian (sawah dan tegalan) produktif.
Rencana membeli mesin pembakar sampah sebagai solusi atas persoalan sampah di Kota Padang Panjang muncul setelah studi banding ke Pulau Jawa. Lewat solusi ini nanti sekitar 50 ton sampah perhari di Padang Panjang akan teratasi. Hasil pembakaran sampah itu pun akan bisa dihasilkan jadi beberapa jenis produk bernilai ekonomis, salah satu batako.(jym).–
























































