Padang, spiritsumbar.com – Di era digital tahun 2026, telepon seluler atau gawai telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas manusia selama hampir 24 jam sehari. Namun, intensitas penggunaan yang tinggi sering kali meninggalkan masalah estetika dan kebersihan, yakni layar yang penuh dengan bekas sidik jari, minyak, hingga kuman yang menempel secara kasat mata.
Kondisi layar yang kotor bukan hanya mengganggu pandangan saat menatap konten, tetapi juga berpotensi merusak lapisan pelindung layar jika dibiarkan terlalu lama. Banyak pengguna merasa frustrasi karena meskipun sudah diusap berkali-kali dengan baju atau kain seadanya, noda minyak tersebut seolah hanya berpindah tempat dan tidak benar-benar hilang.
Menanggapi masalah harian ini, para ahli teknologi mulai membagikan metode pembersihan mandiri yang sangat efisien namun sering kali terlewatkan. Teknik ini tidak memerlukan cairan pembersih khusus yang mahal, melainkan hanya memanfaatkan bahan sederhana yang hampir selalu ada di rumah, sejalan dengan prinsip: kalau bisa mudah kenapa dibuat susah.
Salah satu rahasia terbaik untuk meluruhkan lemak pada layar tanpa merusak komponen elektronik adalah dengan menggunakan kain mikrofiber yang sedikit dibasahi dengan campuran air suling dan cuka putih. Perbandingan yang sangat tipis antara kedua bahan ini mampu mengangkat lapisan minyak dalam sekali usap tanpa meninggalkan sisa residu yang lengket.








