Program APP di Jatim adalah dengan membentuk kelompok usaha masyarakat yang diberi modal hibah alat produksi, dan dibarengi dengan disiapkannya mitra usaha sebagai pembeli atau penampung hasil produksi.
“Jadi dari produsen sampai market difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi. Lalu Kadin di Jatim juga difasilitasi untuk dapat melakukan misi dagang antar provinsi. Bahkan memiliki sekretariat B to B antar provinsi. Ini saya rasa cukup bagus sebagai role model,” ungkap Senator asal Jatim yang meraih 2,2 juta suara itu.
Di tempat yang sama, Sultan Najamuddin mengaku sengaja mengajak Ketua DPD RI untuk datang ke Bengkulu karena ia meyakini La Nyalla mampu mempercepat komunikasi dengan pemerintah pusat terkait kepentingan Bengkulu dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur, baik itu Pelabuhan maupun akses jalan tol trans Sumatera.
“Saya percaya dengan dorongan dan dukungan Pak Ketua, insya Allah kita bisa lebih cepat merealisasikan keinginan masyarakat Bengkulu,” ungkap Sultan.























































