“Waktu tinggal tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir. Kepala OPD harus bergerak cepat, susun strategi, dan lakukan evaluasi internal. Jangan sampai keterlambatan mengejar PAD berdampak pada pembangunan kota,” ujarnya.
Selain evaluasi kinerja, Rachmad juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengoptimalkan PAD. Menurutnya, banyak potensi penerimaan belum tergarap maksimal karena minimnya inovasi dan lemahnya koordinasi antar-OPD. “Kami di DPRD akan terus mengawal dan mendorong peningkatan PAD. Namun, perbaikan harus dimulai dari internal OPD itu sendiri,” tutupnya.
Sementara itu, DPRD juga mencatat sejumlah OPD yang justru telah melampaui target, di antaranya Dinas Pariwisata 115,67%, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) 105,42%. Keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi contoh dan motivasi bagi OPD lain untuk lebih kreatif dan proaktif dalam menggali potensi PAD di sektor masing-masing (rel/salih)























































